Anak & Orang Tua Hebat!!

Ente ga’ ngasih tahu Ane!”, suara imut dari sosok menggemaskan baru saja membuatku memalingkan wajah ke arah sumber suara. Subhanallah,, sedikit tidak percaya rasanya mendengar kalimat tersebut terucap dari bocah laki2 kelas 4 SD yang baru saja semalam menginap dan resmi menjadi santri disini. Sekali lagi harus diakui bahwa lingkungan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Apatah lagi masa kanak-kanak adalah masa keemasan, dimana kecerdasan anak tumbuh dengan optimal. Anak juga adalah peniru yang hebat! Ia belajar dari apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan. Salah-salah memilih lingkungan pendidikan anak, dapat berakibat buruk bagi masa depan anak.

Santri baru kelas 4 SD yang akhirnya menggugah jari-jari ku untuk mengaktifkan blog ini kembali, sebut saja Faris, cukup membuatku tak henti2nya berdecak kagum. Bagaimana tidak, dua hari yang lalu ia datang bersama keluarganya untuk mendaftarkan kakaknya menjadi santri. Malam itu, ketika kedua orang tuanya ingin mengurus administrasi pendaftaran kakaknya, Faris mengacungkan tangannya tinggi-tinggi sambil berujar seraya berlompat-lompat, “Aku mau, aku mau, aku mau!”. Ayah dan Ibunya pun menyambut baik keinginan Faris untuk turut mendaftar sebagai santri di Pondok Pesantren bersama kakaknya yang duduk di kelas 7 (1 SMP). Meski di ruang administrasi Ibunya sempat meragukan keinginan Faris, namun sang ayah meyakinkan istrinya dengan mengatakan, “Ga’ papa, mumpung anaknya mau. Nanti kalau berubah lagi repot.” ^_^

Tak hanya Faris yang membuatku takjub malam itu. Tapi kebulatan tekad kedua orang tuanya untuk memberikan lingkungan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya, sehingga mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada kami, membuatku diam-diam memberikan acungan jempol. Ya, karena tak banyak orang tua yang sadar bahwa anak yang dilahirkannya bukanlah milik orang tua semata yang hanya bisa dijadikan boneka mainan/hiburan, melainkan milik Allah yang dititipkan kepada orang tua untuk dibesarkan, tentu saja dengan cara yang sesuai dengan keinginan Allah.

Buatku, untuk ukuran anak seusianya, Faris sangat mandiri dan komunikatif. Melihat keceriaan yang selalu ditampakkannya dalam setiap kegiatan yang ia ikuti sejak datang, rasanya tidak sabar menunggu tingkah-tingkah Faris selanjutnya. =)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s