Oh… Kupikir….. ^_^

Pengalaman pertama memang seringkali meninggalkan kesan tak terlupakan.. Begitu pula yang dialami Zia saat pertama kali mendapat giliran berbelanja.

Hari itu, saat dibentuk tim pertama belanja ke pasar, dengan penuh antusias Zia meminta agar dirinya dimasukkan ke dalam tim, “aku, aku ikut belanja dunk, Mi….!” Serunya dengan vokal khasnya yang lantang dan ekspresi mata yang begitu berbinar-binar, seolah ia benar-benar menyukai belanja ke pasar.

Tim belanja, termasuk Zia pun berangkat dan memasuki sebuah pasar tradisional. Masih dengan matanya yang berbinar-binar dan langkahnya yang begitu lincah, Zia yang waktu itu duduk di kelas 4 SD memasuki pasar bersama timnya. Tiba-tiba, “Iihh,, pasar koq becek ya…??” ucap Zia, sambil sedikit mengangkat celana panjangnya dan jalan berjinjit, sepert tak mau sandalnya kotor.

Semua pun tertawa melihat ekspresi Zia yang mendadak berubah 180′. =D =D =D

Saat kejadian ini dilaporkan ke Boarding kami pun menggoda Zia, “Kenapa tadi, Zi?? belum pernah ikut belanja ke pasar ya?” Pipi Zia pun memerah, dan sambil tersenyum malu, ia menjawab “Aku pikir pasar itu mall…”

Owalah… ternyata memang Zia belum pernah ikut orang tuanya belanja ke pasar tradisional. Dia pernah ikut belanja, tapi ke mall..

Hmmm,, kini Zia tetap sangat antusias kalau dapat giliran belanja ke pasar, dan terkadang menawarkan diri untuk ikut. Tapi kali ini, Zia tidak lagi kaget dengan beceknya pasar,,,, ^_^

Ya,, pengalaman memang guru terbaik.. =)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s